" Marketing is not the matter of how to create customers but how to win the heart of customers "

Rabu, 24 Desember 2008

PARADE EKONOMI SYARIAH DI ISTANA MAIMON

TELKOM ’PANASKAN’ PES-2008 DENGAN FLEXI BAROKAH SEHARGA Rp 143,- SAMPAI Rp 143.000,-

Medan, 25 Desember 2008 – Telkom Kandatel Medan ikut ’memanaskan’ Parade Ekonomi Shariah (PES) 2008 yang akan berlangsung di Istana Maimon 26 – 29 Desember dengan menggelar Flexi Barokah melepas terminal CDMA cuma dengan harga Rp 143.-, Rp 1.430,- sampai Rp 143.000,- per unit terminal CDMA. Harga semurah itu digelar Telkom untuk lebih mendekatkan layanan Flexi kepada masyarakat dan apresiasi pada kegiatan PES-2008. PES-2008 juga akan menggelar berbagai kegiatan mulai dari penadatanganan akad bantuan kepada UKM dan BMT di Sumatera Utara, Seminar/Dikusi, Pameran, Gerak Jalan sampai kegiatan donor darah.

GM Telkom Kandatel Medan Overlis didampingi Manager Fixed Phone Sales (FPS) Medan Firdaus Amzan mengatakan, Telkom ingin meramaikan kegiatan PES yang melibatkan pelaku ekonomi shariah itu dengan layanan telekomunikasi milik ’anak bangsa’ Telkom Flexi. Telkom Flexi saat sudah menjadi pilihan masyarakat karena harganya yang murah dan coverage yang semakin luas. Dengan 199 BTS di Sumatera Utara maka kini Flexi hampir menjangkau 65 % kawasan ini.

Kata Overlis pelanggan Flexi di Provinsi Sumatera Utara saat ini sudah mencapai 700 ribu ( 600 ribu di arena layanan Kandatel Medan dan 100 ribu di area layanan Kandatel Sumut). Sedangkan jumlah pelanggan Flexi diseluruh Sumatera saat ini sudah mencapai 1,6 juta pelanggan. Jumlah itu akan terus tumbuh karena Flexi mampu memberikan harga dan fitur layanan yang semakin beragam.

Kepada warga kota Medan yang ingin mendapatkan terminal ’FLEXI BAROKAH’ berupa terminal CDMA merek ZTE, NEXIAN dan HAIER dengan berbagai variasi hari dapat langsung mengunjungi Pameran di Parade Ekonomi Shariah di komplek Istana Maimon Medan mulai 26 s.d. 30 Desember 2008. Kata Overlis, tentu saja terminal yang disediakan terbatas tinggal siapa yang beeruntung yang mendapatkannya.

Masih dukungan Telkom terhadap PES-2008 Telkom Kandatel Medan juga menyediakan layanan internet untuk kawasan Istana Maimon selama berlangsung PES-2008. Diharapkan dengan layanan Telkom Hotspot (Wi-fi) yang dapat diakses secara gratis di lokasi itu dapat menjadikan PES-2008 lebih meriah. Pengunjung dapat melihat pameran semabari melakukan akses internet di arena pameran.

Kata Overlis, Telkom juga menggelar kegiatan pameran Speedy dengan promo special, yakni gratis pasang baru dan gratis modem dengan berbagai paket layanan. Telkom juga menyediakan layanan Kartu Speedy Pre-paid. Untuk mendorong pertumbuhan pengguna Speedy, Telkom menyediakan layanan paska bayar dan pra-bayar. Untuk layanan pra-bayar (Speedy Pre-paid) cuma dibandrol dengan harga Rp 55.000,-/unit.

Pengguna Speedy pre-paid dapat menggunakannya di berbagai lokasi Telkom Hotspot yang sudah terpasang di Medan. ” Saat ini ada ada sebanyak 150 titik hotspot terpasang di Medan,” jelas Overlis.

Menjawab wartawan GM Telkom Medan itu mengatakan, pelanggan Speedy di Sumatera Utara mencapai 60 ribu SSL dan sebanyak 50 ribu SSL adalah pelanggan Speedy di Medan

Menyinggung tentang kegiatan PES-2008, Overlis mengaku sangat mendukung gagasan yang digagas Pemprov Sumatera Utara, Bank Indonesia dan Perbankan Shariah itu. Parade yang kedua kali digelar di Medan itu harap Overlis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi shariah lebih baik lagi. Dengan PES-2008 diharapkan berbagai UKM dan BMT yang ada menjadi sokoguru perekonomian masyarakat. ” Kami akan selalu memberikan perhatian kepada pertumbuhan ekonomi Shariah di daerah ini dengan penyediaan infrastrutur ICT bagi kebutuhan bisnis shariah,” jelas Overlis.

Kapolsek, Koramil dan Camat Punya Flexi Millis

Senin 22 Desember 2008, Telkom medan mengadakan acara Sinergy Telkom, Pemko dan Poltabes Medan, bertempat di Kantor Kandatel Medan Jl. M Yamin No 13 Medan,,,acara yang membahas Startegy pengamanan asset Negara umumnya dan asset Telkom khususnya,,hal yang menarik diantara Presentasi Kapoltabes adalah diresmikannya Flexi Millis Kapolsek, Danramil dan Camat sekota Medan,,sehingga komunikasi dari SMS Telkom Flexi lebih praktis, dimana dengan Flexi millis dengan kirim pesan satu kali klik bisa dikirim ke semua Kapolsek, Danramil dan Camat tsb. Dengan adanya Flexi millis tsb akan memperlancar komunikasi,,koordinasi dan comando dari dari semua unit. semoga bermanfaat,,sukses buat pak polisi, pak Tentara dan Pak camat.

Jumat, 19 Desember 2008

Telkom Medan Create Website Poltabesmedan.info

Hasil pertemuan kami beberapa kali dengan Kapoltabes Medan Sekitarnya(MS) bpk Aton Suhartono, telah menghasilkan banyak Sinergy antara Telkom Medan dengan Poltabes MS, mulai dari pengamanan asset Telkom terutama kabel yang sering dicuri,,sampai ke membuat WEBSITE Poltabes Medan.
Pertemuan terakhir Jumat 19 des 2008, dengan Kapoltabes Medan sudah disepakati Website Polatbes segera di Launching sekaligus melaunching BLOG bpk Aton Suhartono dan BLOG Wako Medan bpk Afifuddin. rencananya acara Launching akan dihadiri Kapoltabes Medan, Wako Medan dan seluruh Kapolsek Medan, Camat serta Dan Ramil sekota Medan.
untuk sementara Website Poltabes Medan sudah bisa di akses dengan nama;poltabesmedan.info.
Semoga website ini,, dapat meningkatkan pelayananan masyarakat untuk kota Medan..

Minggu, 07 Desember 2008

Paladium Plaza Medan Siap dipasang Remote DSLAM utk Speedy


GM KANDATEL MEDAN “PALADIUM PLAZA SIAP BERSELANCAR” DENGAN SPEEDY2008-12-06 (10:39)

Sabtu, 6/11, Intranet MedanSaat ini, broadband bukan lagi menjadi barang baru bahkan hampir 1% masyarakat Sumatra sudah memanfaatkan tehnolgi demikian dan tetap saja saja menjadi perbincangan dengan segala kelebihannya yang semakin luas, melainkan juga telah diterapkan dan digunakan oleh puluhan bahkan ratusan juta orang di seluruh dunia. Ratusan negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan jaringan broadband, baik melalui kabel maupun nirkabel, yang dari waktu ke waktu kapasitasnya terus meningkat.Kemampuan yang meningkat itu, pada saat yang sama, memungkinkan broadband digunakan tidak hanya untuk komunikasi suara, melainkan juga data dan video secara lebih baik. Akibatnya, jenis penggunaannya pun semakin bervariasi, yang kemudian juga membuka peluang baru pengembangan berbagai konten secara luas.Hal inilah yang mendorong Kandatel Medan untuk selalu expand alat produksi existing agar dapat memenuhi tuntutan customernya pada semua segment bisnis yang sedang berkembang, sepertihalnya Paladium Plaza Medan yang mana tidak mau ketinggalan dalam mempertajam multiservice access broadband. Dari hasil kunjungan GM Kandatel Medan, Overlis ke Paladium Plaza Kamis (4/11) untuk menjelaskan sekaligus meyakinkan langsung kepada Bpk Fran selaku Pimpinan Paladium Plaza bersama jajarannya bahwa pada lokasi ini sudah siap kami instal remotte DSLAM untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan beragam pengembangan konten untuk berselancar di dunia maya via Speedy. Dari diskusi kedua petinggi perusahaan ini banyak terbuka peluang antara kedua belah pihak, diantaranya untuk talk show bersama Radio GOfm juga terbuka luas karena radio Gofm ini sudah punya space di Paladium Plaza dan Telkom diberi kesempatan untuk lebih dekat dekat dengan pelangannya dalam nuansa talk show yang lebih variatif.Akhir dari kunjungan Overlis, langsung kelokasi space speedy yang terletak di lantai II sebagai tempat ajang penjualan dan promo produk Telkom yang didampingi Bpk Fran, M. Salim, selaku ketua Kopkar Walet. Dana dari AM dan Asman MFRAN, Pahruddin S untuk melihat peluang apa yang bisa dimanfaatkan untuk promosi, diluar dugaan pimpinan Paladium tersebut memberikan secara gartis space guna promosi hotspot dan dapat dipasang seperti yang digunakan oleh Bank Mandiri dan langsung menghidupkan view Telkom di loby plaza dimaksud, demikian Fran mengakhiri dan langsung ditangkap positif oleh GM Kandatel Medan, Overlis

Minggu, 30 November 2008


TELKOM DUKUNG PENGEMBANGAN KOTA MEDAN MENJADI ’KOTA METRO DIGITAL’ 2008-11-26 (16:18)

Medan, 26/11, Intranet MedanPemerintah Kota Medan dan PT. Telkom akan mengembangkan Kota Medan sebagai Kota Metro Digital dengan membangun infrastruktur ICT ( Information, Communication & Technologi). Menandai pengembangan Medan sebagai Kota Metro Digital diresmikannya sebuah Taman Ahmad Yani sebagai Taman Digital Pertama di Medan dan beberapa fasilitas ICT lainnya dengan penandatanganan sebuah prasasti.Peresmian Taman Digital Ahmad Yani itu berlangsung, Rabu (26/11) oleh Walikota Medan Drs. H. Afifuddin Msi dan Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah. Kini warga Medan dapat menikmati keindahan taman Ahmad Yani sembari melakukan akses internet. Telkom telah menyediakan lima titik layanan Telkom Hotspot (Wi-fi) dan dua buah shalater sebagai fasilitas warga yang berkunjung ke taman itu.Walikota Medan Drs. H. Afifuddin Msi dalam sambutan peresmian Taman Digital Ahmad Yani Medan mengatakan, kerjasama dan komitmen yang dibangun oleh Telkom dan Pemko adalah kerjasama yang sangat strategis dalam upaya mencerdaskan anak bangsa. Kata Walikota saat ini adalah eranya virtual, dunia maya. Maka bahasa dan gaya hidup kita pun akan berubah. Kepada pejabat dijajaran Pemko Medan, Afifiuddin mengatakan kosa kata kita pun akan berubah. Istilah download, chating, dlsb akan menjadi bahasa kita sehari-hari. ” Kita tidak lagi menyebut menyalin karena kata download sudah lebih familiar,” kata Walikota.Pembangunan ICT yang dilakukan Telkom di Medan untuk melengkapai fasilitas ICT itu diharapkan akan mendorong kemajuan kota ini ke depan .Sementara itu Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa dunia memang telah berubah. Bila dulu kita menggunakan telepon kabel, beralih ke telepon seluler dan kini adalah eranya digital, eranya internet. Kita berharap semua perkembangan teknologi itu dapat mendorong kemajuan bangsa. Rinaldi Firmansyah meminta kepada semua undangan untuk peduli kepada produk sendiri ( dalam negeri) karena itulah kekuatan bangsa yang sudah maju.TAMAN DIGITAL PERTAMADalam laporannya, Kepala Kantor Telekomunikasi Medan Overlis menjelaskan bahwa dikembangkannya Taman Ahmad Yani sebagai taman digital di Medan merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses internet. Diharapkan dengan fasilitas ICT di taman itu, kata Overlis selain dapat memberikan hiburan juga dapat menjadikan masyarakat yang sehat dan cerdas. Kota Medan sebagai kota metropolitan sama dengan kota bear di belahan dunia lain, bahwa akses internet sudah menjadi life style bagi kehidupan warganya. Untuk itulah Telkom menyediakan sebanyak 150 titik layanan Telkom Hotsport dibanyak lokasi. Selain di Taman Ahmad Yani, layanan internet ini juga dipasang di Taman Sri Deli Medan sebagai salahs atu taman cagar budaya, di Taman Sisingamangaraja (depan Stadion Teladan) serta berbagai area publik, seperti cafe, rumahsakit, terminal, bandara. Telkom Kandatel Medan juga memasang Telkom Hotspot disepanjang ruas jalan Dr. Mansyur (depan kampus USU). ” ini adalah ruas jalan digital terpanjang di Sumatra,” jelas Overlis.Usaha penyediaan infrastruktur ICT di Medan juga dilakukan dibeberapa sekolah, seperti di SMK Telkom Sandhy Putra, Sekolah Darul Ilmi Murni, Puskata & Arsip Daerah milik Pemprovsu dan Pemko Medan. Bahkan Telkom memasang akses internet itu di beberapa rumah ibadah ( masjid, gereja dan pura).Untuk melengkapi layanan ICT di Medan dalam waktu dekat Telkom juga akan meluncurkan layanan terbarunya yakni layanan Triple Pay ( IP-TV) yakni tiga layanan sekaligus ( suara, televisi dan data) sekaligus dalam satu jaringan kabel telepon. Layanan Triple Pay ini adalah sebuah kebutuhan masyakat yang berdiam di kawasan metropolitan.Telkom Divisi Regional I Sumatra sebagai pengelola layanan ICT sudah mengembangkan infrastruktur digitalnya mulaid dari Sabang sampai Lampung. Hampir semua kota di Sumatra saat ini sudah dapat mengakses layanan broadband access melalui Telkom Speedy. Pulau Sumatra ke depan akan menjadi kawasan Pulau Digital pertama di tanah air.Bersamaan dengan peresmian Taman Digital Ahamd Yani, Telkom juga menyerahkan sebanyak 100 buah tong sampah, penyerahan bantuan untuk Yayasan Fátima Azahrah yang mengelola pendidikan anak jalanan, pemberian apresiasi kepada comunitas IGOS (Indonesia Open Source), serta apresiasi kepada 3 siswa berprestasi.